Simple Mask dan Duckbill Anti Bacteria dan Water Repellent untuk Print Masker

Penggunaan masker anti bakteri mulai marak di berbagai kalangan karena fungsi dan manfaatnya yang setingkat lebih baik dari print masker kain biasa. Hal ini didukung oleh lapisan kain dengan teknologi anti bakteri yang mampu membantu menangkal virus dan bakteri penyebab penyakit.

Simple Mask dan Duckbill Anti Bacteria dan Water Repellent untuk Print Masker

print masker 4

Adapun contoh masker yang menggunakan teknologi anti bakteri pada lapisan kainnya adalah simple mask dan duckbill. Keduanya merupakan masker terpopuler dan banyak digemari karena kenyamanannya. Selain anti bakteri ada juga teknologi water repellent yang mencegah masker mudah basah.

1. Simple Mask Anti Bakteri dan Water Repellent

Simple masker memiliki bentuk sederhana yang jika dibentangkan akan tampak seperti oval dengan sisi terpotong. Masker ini menggunakan beberapa bahan khusus diantaranya cotton halus untuk bagian dalam anti bakteri dan lapisan penolak air di bagian luar.

Masker dengan daya pelindung dari bakteri dan air ini cocok digunakan saat aktivitas di luar rumah, dan saat cuaca hujan. Sifat water repellent yang tidak mudah menyerap air membuat bulir-bulir air yang jatuh tidak masuk ke dalam serat kain.

2. Duckbill Mask Anti Bakteri dan Water Repellent

Masker duckbill merupakan masker dengan pola lengkung khusus di bagian atas yang memungkinkan pengguna merasa nyaman menggunakannya. Masker tersebut terbuat dari berbagai jenis bahan. Adapun kategori duckbill mask kain yang bagus adalah menggunakan katun organik.

Selain itu kain juga dilengkapi dengan anti bacteria atau teknologi silver+ yang mampu mencegah virus dan bakteri hinggap di area masker. Sementara water repellent akan menghalangi air agar tidak terserap ke dalam lapisan kain.

3. Bahan yang Digunakan Untuk Kain Anti Bakteri

Berdasarkan jenisnya, kain anti bakteri terbentuk berdasarkan dua faktor. Pertama adalah faktor alami yang diperoleh dari bahan dan proses pembuatan kain. Sedangkan yang kedua adalah berdasarkan penambahan bahan khusus agar kain berfungsi sebagai anti bakteri.

Adapun zat anti bakteri alami diambil melalui ekstraksi dari organisme yang mengandung zat tersebut. Sementara anti bakteri buatan disusun berdasarkan hasil sintesis pada senyawa yang memiliki sifat mirip anti bakteri alami. Beberapa zat alami sebagai anti bakteri misalnya Kitosan dan Serisin.

Selain Kitosan dan Serisin ada pula bahan alami lain yaitu Mahoni. Dalam kategori zat sintetis terdapat hasil bahan seperti katun, wol dan sutra yang memiliki teknologi anti bakteri khusus setelah melalui proses mekanisme. Ada juga teknologi pembubuhan antimikroba atau yang disebut nanopartikel silver.

4. Penggunaan Bahan Anti Bacteria pada Berbagai Objek

Anti bakteri telah ditemukan sejak lama dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, seperti industri rumah sakit. Saat ini anti bakteri juga dikembangkan dalam lapisan masker pelindung atau jenis print masker guna menghindarkan pengguna dari bahaya virus.

Di samping pemanfaatannya sebagai lapisan masker, teknologi anti bakteri juga terdapat pada baju pelindung kerja. Baju pelindung khusus digunakan untuk menghindari pekerja dari bahaya bakteri, bahan kimia dan zat lainnya. Kemudian digunakan pula pada gorden rumah sakit dan lainnya.

Bahan anti bakteri terbukti mampu mencegah bau karena tidak ada bakteri tumbuh di area tersebut. Selain itu bahan yang digunakan sangat aman dan tidak menguap. Dengan teknologi terkini, zat anti bakteri yang digunakan pun akan terasa ringan dan nyaman.

Demikian masker dengan bahan anti bakteri dan water repellent yang baik bagi kesehatan dan memiliki banyak manfaat. Anda bisa memiliki masker tersebut atau membuatnya dengan teknik print masker agar memiliki motif dan warna yang indah sesuai keinginan.