Sejak pandemi Covid-19, masyarakat kini memiliki hobi membaca buku selain menonton film. Biasanya ada banyak buku yang bisa dipilih, tergantung selera masing-masing orang. Salah satunya seperti novel terbaik untuk dibeli secara online, baik dalam bentuk fisik maupun dalam bentuk ebook. Nah, bagi yang tertarik dengan fiksi, berikut adalah judul-judul yang disarankan.

Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Dikutip dari situs website gagegomedia.com, Salah satu novel terbaik yang bisa Anda baca adalah The Art of Stupidity. Novel karya Mark Manson ini tidak mengajarkan pembaca untuk bersikap acuh tak acuh terhadap segala hal. Penulis bahkan memberikan pelajaran untuk bersikap acuh terhadap hal-hal kecil yang tidak perlu diperhatikan. Menariknya, penulis juga menambahkan beberapa cerita dan humor yang membuat penulis tidak bosan.

Metropop: Ganjil Genap

Ada juga novel karya Almira Bastari berjudul Metropop: Ganjil Genap. Menceritakan kisah cinta Gala memang agak pahit. Jika dia dicampakkan begitu saja oleh kekasihnya tanpa alasan, bagaimana dia bisa menerima kenyataan itu. Mengalaminya membuatnya khawatir karena dia berusia 30 tahun.

Kala

Anda juga dapat memilih novel berjudul Kara. Ini menceritakan kisah Lara dan Saka, dua sejoli dengan masa lalu yang kelam. Yang satu sakit, yang lain sakit. Sedih kelihatannya, novel ini menyenangkan dibaca karena kata-kata yang dipilih dengan baik.

KKN di Desa Penari

Selain itu, KKN Desa Penari sempat viral di internet beberapa waktu lalu. Ini detail cerita dari utas akun Twitter @SimpleM81378523 tentang beberapa mahasiswa yang bekerja dalam pengabdian masyarakat di desa terpencil. Di sana, mereka tidak pernah menjalani kehidupan yang damai karena gangguan oleh para penjaga gaib di desa.

Segi Tiga

Sapardi Djoko Damono menulis segitiga. Salah satu novel terbaik nenek Sapadi, romansa karakter yang kompleks. Selain itu, ada seorang tokoh bernama Storyteller yang sangat misterius dan membuat pembaca penasaran.

Kami (Bukan) Sarjana Kertas

Bagi kalian para pelajar, baca banget novel berjudul We (Not) Bachelor of Paper karya J. S. Khairen. Novel tersebut bercerita tentang tujuh mahasiswa di sebuah universitas bernama Udel. Ketujuh mahasiswa tersebut belajar di universitas tersebut dengan alasan yang berbeda.

Orang-orang Biasa

Novel terbaik lainnya adalah Ordinary People karya Andrea Hirata. Novel bersampul kuning ini mengikuti masuknya Aini ke sekolah kedokteran, hanya untuk terhambat oleh biaya kuliah yang tinggi. Novel ini juga lebih menarik sebagai cerita tentang nilai pendidikan, dedikasi dan masalah bullying.

Ibuk

Kemudian ada novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Sesuai dengan judulnya, makalah ini berkisah tentang seorang ibu bernama Tina yang hidup dalam kondisi terbatas dengan kelima anaknya. Pembaca juga akan tenggelam dalam kisah Tina, yang harus bekerja keras untuk menghidupi dirinya dan anak-anaknya.

Taken At The Flood (Mengail di Air Keruh)

Anda juga bisa membaca Menembak di Banjir. Ini bercerita tentang karakter bernama Gordon Cloade yang terbunuh dalam serangan udara di London. Dia membuat surat wasiat di mana dia menghubungkan semua kekayaannya dengan istrinya Rosalynn. Gordon sebelumnya berjanji untuk mendistribusikan kekayaannya di antara lima orang lainnya. Nah, kelimanya ternyata berusaha membunuh Rosalyn agar mereka bisa memiliki harta benda mereka.

Defending Jacob

Selanjutnya Defending Jacob yang menceritakan tentang Andy yang dihormati di wilayahnya sebagai asisten jaksa wilayah. Dia hidup bahagia bersama istrinya Laurie dan putranya, Jacob. Suatu hari, pembunuhan terjadi di sekitar rumahnya, yang membuat Yakub si pembunuh. Tidak setuju, Andy membela putranya sampai mati di pengadilan. Namun, sesuatu yang Andy sembunyikan memperburuk keadaan.

Ketika Anda ingin membaca sesuatu, pilihlah seri terbaik di atas. Semuanya ada di komentar di atas, tergantung pada genre yang ingin Anda baca. Bagaimana dengan Anda, apakah Anda memiliki rencana untuk membeli salah satunya?