Operasi bypass jantung merupakan tindakan pertolongan pada pasien jantung koroner akibat tersumbatnya pembuluh darah arteri. Meskipun dapat membantu proses penyembuhan, operasi ini nyatanya memiliki risiko sehingga tidak semua pasien wajib melakukan bypass. Untuk itu, berikut tahapan awal hingga akhir operasi bypass jantung yang perlu anda ketahui.

Sebelum Melakukan Operasi

Guna mendukung keberhasilan pengobatan, pengobatan jantung koroner melalui operasi ini dilakukan dengan serangkaian pemeriksaan. Dokter biasanya akan menanyakan riwayat kesehatan, pemeriksaan kondisi fisik hingga pemeriksaan penunjang. Tes darah, tes urin, rontgen dada hingga angiografi jantung akan dilakukan pada tahapan ini.

Begitu pula, dokter akan memberikan anjuran untuk tidak melakukan beberapa aktivitas tertentu terlebih dahulu. Misalnya saja beberapa jenis makanan dan minuman yang wajib dihindari hingga penghentian obat-obatan tertentu. Selanjutnya, pasien dapat berpuasa selama 8 jam mulai dari tengah malam sebelum melakukan operasi bypass.

Tahapan Ketika Melakukan Operasi

Lamanya operasi untuk penyembuhan penyakit jantung koroner pada dasarnya akan berlangsung selama 3-6 jam. Meski demikian, waktu tahapan operasi ini sangat bergantung pada jumlah pembuluh darah baru yang dibutuhkan oleh pasien. Sehingga tidak setiap pasien yang menjalani operasi ini membutuhkan waktu yang sama.

Operasi jantung termasuk jenis operasi besar. Tak ayal jika pasien akan terbius setelah mendapatkan anestesi dan dilanjutkan dengan proses pemeriksaan denyut jantung, kadar oksigen, tekanan darah hingga fungsi sistem pernafasan. Setelah itu, pemasangan selang ventilator akan dilakukan untuk membantu sistem pernafasan pasien selama operasi.

Tahapan operasi selanjutnya dilakukan dengan pembedahan bagian kulit sekaligus mengambil pembuluh darah dari bagian tubuh lain sebagai cangkok. Lazimnya, pembuluh darah pada bagian lengan atau betis inilah yang akan dijadikan sebagai cangkok pembuluh darah. Tidak lupa dokter memberikan obat-obatan tertentu untuk menggantikan fungsi jantung dengan mesin jantung paru.

Setelah itu, pembuluh darah baru akan dicangkokkan pada arteri koroner yang bermasalah. Jalur ujung akan disambungkan ke bagian ujung lainnya sehingga membentuk jalur pintas atau bypass yang akan dilewati oleh darah. Jika sudah selesai, dokter akan membuat jantung kembali berdetak dan menyatukan kembali bagian tubuh yang sebelumnya dibedah.

Pasca Melakukan Operasi

Meskipun operasi sudah dilakukan, bantuan selang pernafasan umumnya akan dilepas setelah mendapatkan perawatan selama 1-2 hari. Dokter dan perawat bahkan akan memantau kondisi pasien yang sudah melakukan operasi bypass secara berkala. Tentu saja, masa pemulihan ini sangat tergantung pada kondisi kesehatan pasien keseluruhan.

Jika dijabarkan, kondisi pasien yang sudah mulai membaik pun tidak langsung diizinkan pulang. Pasien nantinya akan dipindahkan ke ruang perawatan biasa dengan memperbolehkan makan dan minum secara normal. Selain itu, rehabilitasi jantung juga dilakukan untuk memperkuat organ jantung.

Tahapan operasi untuk penyembuhan penyakit jantung koroner membutuhkan proses yang panjang. Dokter bahkan memberikan anjuran tertentu bagi pasien mulai dari tahapan awal hingga pasca operasi untuk menghindari risiko yang dapat terjadi. Perawatan penuh pun dilakukan dengan baik agar organ jantung dapat kembali seperti semula.